By: Ruthy Shara
Nagekeo, aku datang lagi
Menyapamu dengan sepenuh hati
Andai aku tahu, Nagekeo
Betapa aku jatuh cinta
Bahakan sejak pertama kali kita berjumpa.
Nagekeo, jangan kau tanya kenapa karena aku tidak tahu
Yang ku tahu hanyalah kesederhanaanmu, keramahanmu, kehangatanmu sekaligus ketegaranmu.
Padang Sabana dan kumpulan domba-domba hanyalah sebagian alasan aku mencintaimu
Begitu juga dengan tumpukkan bukit menjulang dan pantai-pantai panjang menghampar.
Namun ku akui, aku tak mampu enyahkan bayangan bupu ga'e dan ema Ka'e dengan sirih pinang
Dan anak-anak itu yang menerjang bukit dan belantara
Karena hanya untuk menjumpai guru-guru mereka.
Guru-guru mereka yang sejuknya seperti air bening penghilang dahaga
Yang kemampuan membawa kuas untuk melukis jiwa dan pelangi penuh warna.
Namun sekali lagi, semuanya itu hanyalah sebagian alasan kenapa aku mencintaimu.
Selebihnya aku tahu
Nagekeo, aku hanya ingin kau paham betapa ku cinta kau apa adanya
Bahakan saat aku harus menorehkan luka
Berapa sesungguhnya hatiku juga
Bahakan aku harus menggoreskan lara
Semua kelakuanku tetap dengan sepenuh cinta.
Aku mencintaimu meski aku tak bisa pahami
Namun entah kenapa, aku yakin suatu saat engkau akan mengerti
Begitu caraku mencintai agar keindahan dan keragaman tetap terjaga.
Nagekeo, aku datang lagi menyapamu dengan sepenuh hati
Satu hal yang ingin kau tahu aku mencintaimu apa adanya.

kerennn
BalasHapusMkasi kk
Hapus